Eating Disorders
Haii guys!
Masih seputar mental health nih, kali ini gue bakal bahas mengenai EATING DISORDERS. Kalian tau ga sih apa itu eating disorder ?
Nah untuk penanganan yang tepat untuk penderita eating disorder ini, ada asupan khusus nya nih geng
1. Asupan energi
So segitu aja mungkin yang bisa gue share di blog ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa sayangi diri lo sendiri, karna kalo bukan lo ya siapa lagi?
Sumber :
Link:
https://doktersehat.com/ini-zat-gizi-penting-untuk-mengatasi-anoreksia/
Masih seputar mental health nih, kali ini gue bakal bahas mengenai EATING DISORDERS. Kalian tau ga sih apa itu eating disorder ?
Gangguan
makan (eating disorders) adalah
sebuah sindrom yang ditandai dengan perilaku makan yang menyimpang terkait
dengan gangguan psikologi seperti mempertahankan bentuk tubuh dan berat badan.
Gangguan ini terjadi sebagai bentuk ketidakpuasan akan bentuk tubuh yang
dimiliki karena beauty standart yang
diciptakan lingkungan bahwa “cantik itu kurus”, hal ini tentu akan memengaruhi
pola makan seseorang. Gangguan ini sering banget dialami sama remaja akhir dan dewasa awal nih. Biasanya hal-hal seperti ini sering terjadi dikalangan
remaja dan wanita dewasa. Jenis-jenis eating
disorders diantaranya yaitu anorexia
nervosa, bulimia nervosa, dan binge eating disorders.
1.
Anorexia
Nervosa
Anorexia
nervosa adalah bentuk gangguan pola
makan yang menyebabkan penderita ingin memiliki bentuk tubuh yang jauh dari
normal (sangat kurus). Penderita tidak pernah puas dengan bentuk tubuh yang
dimiliki dan selalu menganggap dirinya kelebihan berat badan. Untuk mengatasi
perilaku ini perlu dukungan orang sekitar untuk memberikan pemikiran positif
sehingga penderita dapat merubah pola makan.
2.
Bulimia
Nervosa
Bulimia
nervosa adalah gangguan pola makan
yang menyebabkan penderita akan memakan makanan dalam jumlah yang banyak dan
mengeluarkannya secara sengaja dengan mengonsumsi obat pencahar atau olahraga
yang berlebihan. Mereka ingin berat badan yang stabil tetapi kesulitan dalam mengatur porsi makanan,
berlawanan dengan perilakunya mereka akan mengeluarkannya kembali makananya.
Penderita ini merasakan sensasi yang menyenangkan ketika mengeluarkan makan
yang dimakan. Untuk mengatasi perilaku ini, penderita perlu menjalani konseling
gizi dan psikoterapi, terutama terapi perilaku kognitif atau diberi pengobatan
seperti anti depresan.
3.
Binge
Eating Disorders
Binge
eating disorders agalah gangguan pola makan dimana penderita akan
mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak dan tidak memerdulikan berat
badan. Biasanya gangguan ini disertai dengan tingkat stress penderita cukup
tinggi. Untuk mengatasi perilaku ini, penderita dapat melakukan terapi.
Pada
dasarnya setiap orang tidak percaya diri dengan berat badan yang berlebih.
Wanita merupakan sebagian besar penderita eating
disorders menurut Kristeller. Selain itu statement / beauty standart yang diciptakan lingkungan bahwa bentuk
badan yang langsing memudahkan kita dalam segala aktivitas dan lebih cantik,
dapat membuat seseorang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Menurut
Fridea, faktor-faktor yang menurunkan rendahnya kepercayaan diri seseorang
yaitu, tekanan dari orang sekitar yang sering mengejek, pengalaman masa lalu,
dan pola pikir.
Selain
itu eating disorders juga banyak
dialami atlet, terutama atlet wanita yang mengharuskan bentuk tubuhnya yang
tetap ramping. Seperti yang diketahui bahwa biasanya atlet memiliki pola makan
yang sehat. Tetapi ada beberapa factor yang menyebabkan atlet mengalami
gangguan makan seperti, nasihat dari pelatih atau orang tua, ketakutan akan
akibat buruk bila tidak dilakukan, mitos dan ketidaktahuan gizi, kebiasaan, dan
meniru atlet senior.
Nah untuk penanganan yang tepat untuk penderita eating disorder ini, ada asupan khusus nya nih geng
1. Asupan energi
Untuk mendukung pembentukan massa tubuh penderita asupan energi maka kebutuhan energi energi diberikan 60-100 kkal per kilogram berat badan penderita. Hal ini akan mendukung peningkatan berat badan sebesar 1 – 1,5 kg dalam satu minggu.
2. Protein dan lemak
Asupan protein dan lemak harus terpenuhi untuk mendukung massa tubuh.
3. Zat gizi untuk tulang
Saat mengalami anoreksia, beberapa zat gizi dalam tubuh mengalami gangguan dan degradasi sehingga asupan vitamin D, kalsium dan magnesium penting untuk mendukung pembentukan tulang yang baik.
4. Mineral
Asupan mineral diperlukan untuk mendukung perbaikan saraf tubuh dan membuat tubuh menjadi lebih merasakan cita rasa makanan. Beberapa jenis mineral yang harus mendapat perhatian adalah zink dan zat besi.
Untuk memenuhi kebutuhan zat gizi tersebut, beberapa bahan makanan yang dapat dipilih adalah, makanan berkarbohidrat misalnya nasi atau mi. Kemudian lauk protein hewani seperti daging, ikan dan telur. Pemenuhan gizi untuk tulang dan mineral dapat diperoleh dari susu, ikan teri, brokoli dan sayur bayam.
Gizi dalam penanganan anoreksia memang penting, namun keberhasilan penyembuhan anoreksia juga dipengaruhi oleh faktor vital lainnya seperti penyembuhan secara psikologis dan pemahaman akan kesehatan.
So segitu aja mungkin yang bisa gue share di blog ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa sayangi diri lo sendiri, karna kalo bukan lo ya siapa lagi?
Sumber :
Rukmana,
Labibah E. 2017. Kepercayaan Diri Pada Wanita Dewasa Awal Penderita Binge
Eating. Jurnal Psikologi. 10(2).
Krisnani,
Hetty, Meilanny Budiarti Santoso, Destin Putri. 2017. Gangguan Makan Anorexia
Nervosa Dan Bulimia Nervosa Pada Remaja. Prosiding Penelitian
& Pengabdian Kepada
Masyarakat. 4(3): 390-447.
Qonitah,
Nabilah, Muhammad Atoillah Isfandiari. 2015. Hubungan Antara Imt Dan
Kemandirian Fisik Dengan Gangguan Mental Emosional Pada Lansia. Jurnal Berkala
Epidemiologi. 3(1): 1–11.
Link:
https://doktersehat.com/ini-zat-gizi-penting-untuk-mengatasi-anoreksia/

Komentar
Posting Komentar